Tanggal 23 Juli merupakan hari
istimewa bagi anak-anak karena merupakan hari peringatan hari anak nasional. Mengapa
ada peringatan hari anak nasional? Berdasarkan penelusuran sejarah hari anak
nasional, “Penetapan peringatan Hari Anak Nasional di tanggal 23 Juli dilatari
dengan terbitnya Keppres No. 44 Tahun 1984. Peringatan ini menunjukkan bahwa
dalam tumbuh kembang anak, memerlukan dukungan dari orang tua dan guru-guru,
baik secara materil dan emosional, sehingga anak menjadi generasi penerus
bangsa.”
Ketika menelusuri latar belakang
penetapan hari anak nasional ini, memberikan gambaran bagi kita bahwa proses
pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, butuh sokongan yang kuat, baik dari
orang tua maupun dari para guru. Kehadiran orang tua dan guru menjadi penting
karena berusaha untuk mendorong dan meningkatkan
pertumbuhan anak, baik dari fisik maupun intelektual. Tema pada peringatan hari
anak nasional tahun ini, “Sayang Anak, Lindungi Dan Bangun Masa Depan.” Tema ini
menyadarkan setiap orang tua untuk menaruh rasa sayang pada anak-anak yang
telah dihadirkannya di dunia ini.
Anak-anak adalah titipan Tuhan melalui
keluarga-keluarga. Titipan Tuhan yang berharga ini perlu disayangi dan didukung
seluruh kebutuhannya agar bisa tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan
oleh setiap orang tua. Setiap keberhasilan yang diraih oleh anak-anak tidaklah
instan namun melalui proses panjang. Untuk mencapai proses menuju keberhasilan
itu perlu adanya dukungan dari orang tua dan pendampingan dari guru-guru. Kehadiran
orang tua dan guru-guru memberi arti bagi masa depan anak-anak.***(Valery
Kopong)

0 Komentar