Unordered List

6/recent/ticker-posts

Imam yang Setia Sampai Akhir Hayat

 

                                                


 

Tangerang, Gagas Indonesia Satu.com

INILAH imam yang masih tergolong muda masih energik  namun kini dipanggil Tuhan dalam usia menjelang 51 tahun.  Dialah Romo Adrianus Andy Gunardy,Pr  ia dikenal pendiam namun pintar secara akademik dan selalu setia dalam panggilan. Setelah menjalani perawatan selama tiga Minggu, pastor yang ditahbiskan tahun 2004 itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Kemayoran, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.

 

Sebagai umat paroki Kutabumi, Tangerang saya melewati, meerasakan  masa penggembalaan selama tahun 2023-2016 di paroki  pekerja. Ia dikenal pribadi yang pendiam, kotbahnya setiap kali di mimbar paroki selalu singkat namun berisi. Ia juga dikenal jarang marah kepada siapapun.

 

Suatu ketika ia memimpin misa di Kutabumi, salah satu hal yang saya ingat soal para lelaki yang dicungkil matanya karena melihat para perempuan maka ia mengaitkan kalau di zaman sekarang hukum itu berlaku maka para lelaki di Kutabumi, mungkin kebanyakan matanya lebih banyak yang mengalami kerusakan, karena gara gara melihat wanita. Isi kotbah tersebut membuat salah seorang teman duduk di samping saya tertawa sekuatnya. Saya menghentikan tertawanya kala itu.

Romo Andy seeeorang pribadi yang baik. Ia mengenal saya sebagai guru sebuah sekolah tingkat SMK Tangerang. Setiap kali saya berada di luar untuk suatu liputan ia selalu ngledek saya, ‘ko gayamu’ gak berubah dari dulu pegang camera terus. Saya pun tersenyum menanggapi perkataan Romo Andy.

Pertemuan saat ia ngeledek saya saat saya meliput kegiatan Minggu Panggilan di Paroki Strefanus Cilandak sekitar tiga tahun  lalu. Ia mengatakan hal yang sama kepada saya soal kamera yang selalu saya tenteng ke mana-mana, namanya mencari berita ya…begitu MO, kataku beralasan.

Yang saya kagumi ketika berada di Kutabumi, ia mengajak para pedagang Katolik untuk berdagang. Ia bekerja sama dengan pengusaha telur ayam. Telur itu di drop ke seluruh umat yang mau dagang guna meningkatkan ekonomi.

Suatu kesempatan dalam rapat dewan, juga ketika mengunjungi umat. Pastor tidak hanya mengurus hal-hal seputar di altar tapi juga meengurus eekonomi uumat sehingga mereka rajin berdoa. “Kalau umat kelaparan tidak mungkin mereka berdoa,’’ kata Rm Andy, kala itu.

Ibu Yanti Sumanti  dalam sebuah postingan di WA grup mengungkapkan kesedihan mendalam. Pastor Andy sangat dekat dengan umatnya, tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain. Yanti mengatakan, dia adalah sosok yang selalu mengayomi, memberikan nasihat kepada umat yang menghadapi persoalan. Inilahh sosok Andy Gunardy, yang akan diantar ke TPU Selapajang Tangerang untuk dimakamkan seeetelah dua malam diinapkan di Aula RS Carolus Boromeus Jakarta. Romo Andy, walaupun ragamu telah tiada kami tetap mengenang semangat dan cintamu kepada umat Katolik yang pernah engkau layani, selamat memasuki Rumah Bapa. ***  Konradus R. Mangu

Posting Komentar

0 Komentar