Pastor Adrianus Andy Gunardi, Pr
Jakarta, Gagas Indonesia Satu.com
SETELAH menjalani pengobatan di Rumah Sakit Kemayoran Jakarta, Koordinator Marige Encounter (ME), Pastor Adrianus Andy Gunardi Pr menghembuskan nafas terakhir, Selasa (11 Agustus 2026).
Kepergiaan romo kelahiran Jakarta, 17 September 1975 itu, membawa duka cita mendalam bagi seluruh umat Katolik KAJ, termasuk 10.000 an umat Katolik umat Paroki Kutabumi, Tangerang. Pasalnya di daerah ini pastor pernah menjadi Kepala Paroki Pertama setelah dikukuhkan oleh Uskup Kardinal Suharyo menjadi sebuah paroki defenitif.
Sebelum menjadi Kepala Paroki Kutabumi, Pastor Andy menjadi pastor rekan Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Tangerang.
Pastor Andy dikenal sangat setia dalam panggilan imamnya dan dikenal imam yang rendah hati dan tekun. Hal ini diakui sejumlah kerabatnya yang juga imam seperti Rm Adi Prasojo dan Rm Suyadi di dalam Misa Requiem di RS Carolus Jakarta, Senin malam yang dihadiri ratusan umat yang melayat di sana.
Valentinus Chandra Purnamadjaya, seorang umat Paroki Kutabumi mengatakan pribadi romo Andy adalah sangat humble dalam menjalani hidup panggilannya. Ia tampak tidak pernah marah, ramah kepada semua orang dan sangat peduli. Satu program paroki yang dijalankan kala itu adalah peningkatan ekonomi umat dengan cara berdagang telur. Umat dodorong untuk berusaha terus meningkatkan ekonomi keluarga sehingga dengan demikian terus semangat dalam kehidupan doa.
Dikatakannya, sebelum dimutasi ke Seminari Wacana Bhakti umat mengenalnya sebagai romo yang selalu memberi perhatian kepada umat selian melayani sakramen juga hal-hal praktis lain. "Bahkan apa yang dilakukan ia rela mengeluarkan uang sendiri untuk menolong umat,'' kisah Chandra saat diminta komentarnya.
Itulah kesan seorang umat dari paroki Kutabumi yang pernah dilayani. Pastor Andy, setelah disemayamkan di St Carolus, menurut rencana dimakamkan di TPU Katolik Selapajang Jaya, Tangerang. Selamat memasuki Jerusalem Baru,** Konradus R. Mangu
Sejumlah umat bersama Rm Andy


0 Komentar