![]() |
| Penulis bersama Bapak Mikael Tnunay |
Setiap orang
memiliki kepekaan sosial namun tidak semua orang memiliki kepedulian untuk
merawat dan memulihkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Untuk menangani orang
dengan gangguan jiwa, butuh kesabaran dan panggilan jiwa. Tanpa spirit dan
panggilan jiwa untuk melayani maka pelayanan tidak akan bertahan lama. Bapak
Mikael Tnunay, pemilik Yayasan Terbit Kasih Bangsa, memiliki spirit pelayanan
untuk para ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Ketika diajak berdiskusi terkait
pelayanan dan perawatan para ODGJ, Bapak Mikael dengan semangat menceritakan awal
perjuangan merintis Yayasan Terbit Kasih Bangsa yang bergerak pada perawatan
dan pemulihan orang-orang dengan gangguan jiwa.
Terlihat sederhana
ketika melihat pengelola yayasan dalam membina ODGJ, namun menurut pengakuan Bapak
Mikael yang ditemui di kediamannya di perumahan Serdang Asri 3, mengisahkan
bahwa sebagai pengelola dan pendamping harus menahan diri saat berhadapan
dengan ODGJ. Kita harus banyak belajar memahami kondisi mereka dalam merawat
dan menenangkan batin mereka. Kesabaran teruji di sini karena hanya dengan kesabaran
dan ketulusan semua yang dilakukan bisa berjalan dengan baik.
Yayasan Terbit
Kasih Bangsa ini berdiri pada 17 Juli 2011. Penghuni pertama di yayasan ini merupakan
ODGJ yang didapatkan di jalanan, kemudian ditampung dan
dirawat di yayasan ini. Ketika dalam perjalanan waktu di mana yayasan ini
dikenal luas melalui anggota Gereja, banyak keluarga yang anggota keluarganya
terkena ODGJ, dititipkan pada Yayasan Terbit Kasih Bangsa. Sampai dengan bulan
Oktober 2026, para penghuni Yayasan Terbit Kasih Bangsa, berjumlah 28 orang. Jumlah
ini terhitung besar dan bagaimana membiayai kehidupan mereka. Menurut penuturan
Bapak Mikael, selama ini mereka belum pernah membuat proposal dan meminta
bantuan orang lain untuk membiayai kehidupan mereka, namun Tuhan memudahkan
segala urusan dalam melayani dan membiayai mereka, terutama dalam kaitan dengan
makanan dan minuman. “Saya tampung mereka bukan karena saya mampu namun Tuhan yang
memampukan kami.” Sebuah keyakinan yang luar biasa bahwa Tuhan menjadikan Bapak
Mikael sebagai alat-Nya untuk bisa memulai karya yang mulia ini.
Setiap orang
yang dititipkan di Yayasan Terbit Kasih Bangsa, tentunya ingin sembuh dan
kembali ke rumah mereka. Ketika ditanya soal bagaimana cara penanganan ODGJ
sampai mengalami kesembuhan, Bapak Mikael mempunyai keyakinan yang kuat bahwa
Sabda Tuhan memiliki kekuatan Ilahi yang bisa menyembuhkan. Setiap hari mereka
diberi siraman rohani dan pendekatan alkitabiah. Sebagai orang Kristen sejati,
diyakini bahwa Kristus menjadi sumber
penyembuh utama. Yesus adalah Tabib sejati yang mampu menyembuhkan orang-orang
yang mengalami sakit dan kehilangan harapan. Kita boleh kehilangan segalanya
namun jangan kehilangan harapan, karena hanya dengan harapan, orang akan
bangkit kembali setelah melewati keterpurukan hidup.
Semakin banyak
ODGJ yang ditampung berarti semakin banyak beban dan biaya hidup yang
disiapkan. Bagi pembaca yang terketuk hatinya untuk berdonasi dalam mendukung
keberlanjutan Yayasan Terbit Kasih Bangsa, silakan mengirimkan
donasi dalam bentuk uang ke rekening: BCA 7642424036 dan rekening Bank Mandiri:
176-00-0642140-6. Dua rekening ini atas nama Yayasan Terbit Kasih Bangsa. Bukti
transfer bisa dikirim ke Hp Bapak Mikael Tnunay: 0852-1488-4694 dan
0852-89679413. Tuhan yang mengatur apa yang telah dirancang oleh manusia. (Valery
Kopong)

0 Komentar