Peserta Gathering Setia Bhakti
Cikoto, Gagas Indonesia Satu.com
Edy Kurniawan, SE, MM – Direktur Perguruan Setia Bhakti dan Buddhi mendorong para guru, staf yang berkarya di bawah Perguruan Setia Bhakti Tangerang terus - menerus meningkatkan pelayanan prima dalam pendidikan di setiap jenjang. Mengingat jasa pelayanan pendidikan maka membutuhkan dedikasi tinggi, pelayanan yang lebih baik, karena kelak menyiapkan anak yang berprestasi dalam akademik juga turut berdedikasi kepada orangtuanya.
Demikian diungkapkan Edy Kurniawan di aula Citra Cikoto Hotel, Cisarua Bogor Jawa Barat dihadiri 81 peserta guru dan karyawan Gathering Perguruan Setia Bhakti, Jumat - Sabtu ( 23-24 Januari 2026).
Kegiatan selama dua hari itu dihadiri Kabid Pendidikan Setia Bhakti Rio Dwi Aryanto, Direktur Operasional Perguruan Setia Bhakti Herlinawati ST , Ketua Bidang Kurikulum BTB Theresia Heti, para kepala sekolah jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Edy Kurniawan berharap usaha untuk memperkenalkan lembaga pendidikan di bawah Perguruan Setia Bhakti selama ini dilakukan secara konvensional namun di masa-masa yang akan datang pola itu diubah menjadi promosi digital yang bisa dilakukan satu tim di dalam Perguruan Setia Bhakti. Mereka bekerja khusus terlibat dalam platform media sosial. “Setiap orang yang membicarakan Setia Bhakti perlu menampilkan keunggulan lembaga ini, apalagi posisi Setia Bhakti berada di tengah jantung kota Tangerang,’’pintanya.
Edy Kurniawan menyarankan pentingnya semua karyawan merasa sebagai satu “keluarga’ yang saling memberi perhatian. Jika merasa sebagai suatu keluarga maka kerja sama itu dibutuhkan untuk terus menerus mempromosikan sekolah ini. ‘’Karena Setia Bhakti sebagai rumah kedua, bagi kita semua untuk memenuhi kebutuhan bagi orang yang dicintai,’’ katanya.
‘’Kita semua adalah satu tim, jika salah satu mengalami sakit maka otomatis ikut mempengaruhi anggota lainnya. Oleh karena itu saya ajak untuk bersama –sama terus meningkatkan kinerja sehingga anak - anak didik dan para orangtua bisa dilayani dengan baik,’’ harap Pak Edy.
Direktur Utama lembaga pendidikan ini menguraikan tentang makna filosofi kata PRIMA, sebuah akronim yang memberikan daya tersendiri bagi lembaga pendidikan ini. Kata Prima, tidak hanya sebagai kata tapi memiliki arti dan daya semangat yang luar bisa, karena P adalah personality, R Rendah hati, I adalah inovasi, M adalah maksimal dan A adalah aksi (action). Empat kata di depan tidak akan bermanfaat apa-apa jika kata terakhir (Aksi) dilakukan maka hal ini perlu diberi makna yang penting untuk kemajuan lembaga pendidikan.
Kepala Bidang Pendidikan, Rio Tri Ariyanto, S.Kom menegaskan kerja sama semua guru dan karyawan sungguh diperlukan untuk mewujudkan pengenalan sekolah Setia Bhakti kepada sluruh masyarakat. Tidak mungkin BTB bekerja sendiri tapi harus didukung seluruh komponen yang bekerja di bawah Perguruan Setia Bhakti. Ia memberikan alasan jika PMB dengan jumlah murid bertambah maka kesejahteraan seluruh karyawan pasti mendapat perhatian.
‘’Manajemen terus bekerja bahkan rapat dilakukan samapi dengan tengah malam, terus berpikir meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah . Maka semua pihak mesti bekerja sama untuk kemajuan sekolah ini,’’ kata Rio sambil menambahkan jika jumlah PMB meningkat Gathering di masa mendatang akan dipilih di tempat yang lebih jauh.
Gathering Setia Bhakti berlangsung dua hari di lokasi Cisarua. Sesuai catatan penulis selama kepemimpinan Js Herlinawati ST selama dua tahun ini para guru dan karyawan seakan ‘dimanja’ diberikan kesempatan untuk melepas penat dengan mengikuti gathering di lokasi yang ditetapkan panitia. Ada niat yang direalisasikan jika semua mewujudkan kerja sama dengan baik untuk terus meningkatkan jumlah PMB. Akankah niat ini diwujudkan semua yang tergabung dalam Perguruan Setia Bhakti? Kita tunggu.
( konradus r mangu)



0 Komentar