Unordered List

6/recent/ticker-posts

Bunda Maria

 


Salah satu topil perdebatan yang sering disoroti oleh beberapa pendeta, menyangkut perhatian besar Gereja Katolik terhadap Bunda Maria dan juga patung Bunda Maria  yang dikatakan sebagai bentuk penyembahan berhala. Berbicara tentang Bunda Maria, tidak terlepas dari perannya dalam kaitan dengan sejarah keselamatan manusia. Dalam peristiwa Maria menerima kabar gembira dari malaikat Gabriel, kita dapat melihat bagaimana pergulatan batin Maria yang pada akhirnya menerima tawaran untuk menjadi ibu Tuhan. Menyatakan “ya” atas tawaran Allah melalui malaikat Gabriel, berarti bersedia membuka diri terhadap rahmat Allah. Bunda Maria melewati masa-masa sulit, menerima tawaran untuk mengandung Sang Sabda, melahirkan Yesus di kandang hewan, merupakan masa-masa sulit yang dilaluinya dengan penuh pengorbanan.

Nabi Yesaya dalam nubuatnya tentang kedatangan Mesias, sudah meramalkan bahwa seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan Imanuel, Allah berserta kita. "Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel." Nubuat nabi Yesaya ini memberikan sebuah gambaran bahwa Allah sudah mempersiapkan kedatangan Mesias. Mesias hadir dalam lingkup keluarga Kudus Nazareth. Sebagai seorang ibu yang akan mengandung Sang Sabda yang menjadi manusia, tentunya Bunda Maria dipersiapkan secara baik. Bunda Maria dikandung tanpa noda dosa asal karena ia yang mengandung Yesus dari kuasa Roh Kudus.

Seperti tabut perjanjian, tempat menyimpan dua loh batu, tongkat Harun dan roti manna, tidak hanya terbuat dari kayu tetapi juga dilapisi dengan emas. Tabut Perjanjian, di mata orang Israel merupakan bukti kehadiran dan penyertaan Allah secara nyata. Dalam perjanjian baru, Bunda Maria digelari “Tabut Perjanjian” karena mengandung Yesus yang adalah roti hidup yang turun dari surga. Tongkat Harun yang tersimpan dalam tabut  perjanjian dikaitkan dengan Yesus sebagai imam Agung yang dikandung dalam rahim Maria. Sepuluh Firman Allah (10 perintah Allah) memberikan pesan bagi kita bahwa yang dikandung Bunda Maria adalah Firman yang telah menjadi manusia. Dalam devosi kepada Bunda Maria tidak menggeser kedudukan Yesus sebagai penyelamat dunia. Orang-orang Katolik berdoa bersama Bunda Maria agar doa-doanya disampaikan pada Yesus. Kiranya dalam bulan Maria ini, bersama Bunda Maria, kita berdoa dan  semakin dekat dengan Sang Putera.*** (Valery Kopong)

 

 

Posting Komentar

0 Komentar