Unordered List

6/recent/ticker-posts

Ketua KWI Berharap PATRIA Harus Berani Soal Ini

                                    

Jakarta, Gagas Indonesia Satu.com 

KETUA Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) juga Uskup Keuskupan Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin  mengajak seluruh anggota PATRIA untuk berani terlibat dalam kancah politik, ekonomi, ekologi, budaya. Sama halnya dengan keberanian seperti yang ditunjukkan Petrus dan Yohanes yang mewartakan tentang kebangkitan Yesus. 

‘’Saya berharap anggota PATRIA PMKRI dengan cara unik dan kreatif mengambil peran terlibat dalam  politik , ekonomi, ekologi dan budaya juga pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk menuju Indonesia Emas 2025,’’ demikian kotbah Mgr. Anton dalam Ekaristi Kudus Pelantikan Pengurus Patria periode 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026, bertempat di Aula Vokasi Kementerian Ketenagakejaan RI,Jl. Gatot Subroto Jakarta,  Sabtu ( 11 April 2025). 

Patria adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang didirikan tokoh Katolik untuk memberikan kontribusi  pembangunan bangsa. Wadah ini diketuai oleh Agustinus Tamo Mbapa dan dilengkapi dengan ketua bidang lainnya.  

Acara dihadiri 300 an undangan. Misa Kudus dipimpin Ketua KWI, Mgr. Antonius Bunjamin, ikut mendampingi Ketua Kerasulan Awam KWI, Mgr. Yohanes Harun Yuwono (Uskup Palembang), Sekretaris Komisi HAAK KWI, Agus Heri Wibowo,Pr. 

Mengawali kotbah, Uskup Anton menegaskan ulang homili Kardinal Suharyo, saat merayakan Misa Paskah di Katedral Jakarta yang menguraikan tentang dosa ekologi yang dilakukan manusia yang menyebabkan berbagai bencana terjadi akhir-akhir ini. 

Uskup Anton memuji bahwa selesai kegiatan ini pelantikan ini panitia membagikan peserta peserta tanaman untuk dibawa pulang menanam di lingkungan masing-masing. 

Kerusakan alam, lanjut Uskup , seperti yang pernah diungkapkan Paus Fransiskus (Emeritus ) , manusia berkeinginan menggantikan tempat Allah. Untuk itu seluruh umat diajak memberikan perhatian terhadap alam, tetap menjaga dan melestarikan agar tidak terjadi bencana yang dialami sperti sekarang ini. 

                                                            

                                             Agustinus Tamo Mbapa. S.Sos, M.Si 

Uskup Anton mengaitkan musibah covid 19 yang melanda dunia beberapa tahun lalu sebagai contoh nyata betapa manusia dengan serakah merusak lingkungan sehingga wabah itu mengancam dunia. Wabah itu mungkin tidak akan terjadi bila manusia selalu menjaga dan merawat alam lingkungan. 

Warta gembira mengenai kebangkitan Yesus yang disampaikan Petrus dan Yohanes tanpa ada ketakutan sedikitpun. Oleh karena itu hal keberanian yang sama perlu dimiliki seluruh anggota  Patria PMKRI sejak kehadirannya sejak lima tahun silam dan ke depan terus menjadi aset bangsa yang tetap giat dalam politik, sosial, ekonomi dan ekologi membawa manfaat kesejahteeraan bagi seeluruh rakyat. 

Wujud keberanian yang diharapkan adalah ikut mendukung, berani mengeritik kebijakan pemerintah bila kebijakan yang (mungkin) tidak sesuai dengan cita-cita bangsa. Sebagai contoh meningkatnya kerusakan hutan yang terjadi di mana-mana dan ini butuh pengawalan terhadap kebijakan pemerintah sehingga dapat mengurangi tidak kerusakan hutan di wilayah Indonesia. 

Ekaristi Kudus pelantikan pengurus mengusung tema “Sistem Politik, Ekonomi, Ekologi, Budaya, SDM dan Peran Pers Menuju Masyarakat Emas 2025” disusul dengan Refleksi Nasional menghadirkan pembicara seperti dosen, peneliti, pengamat politik, budayawan. 

Pelantikan itu ditandai dengan Deklarasi Komitmen Patria Menuju Indonesia Emas 2045 yang dibacakan, Agustinus Tamo Mbapa, S.Sos. M.Si selaku  Ketua Umum Patria PMKRI 2025-2030 dan diulang oleh seluruh pengurus DPP Patria. *  

                                                                                                                               Konrad R. Mangu

Posting Komentar

0 Komentar